Makanan Penunjang Cendet Juara dan Fungsi

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Posted by mukhammad nur Kamis, 26 September 2013 0 komentar
Makanan Penunjang Cendet Juara dan Fungsi dari aneka ragam nutrisi berikut manfaat penting baik dalam perawatan harian atau persiapan akan ikut lomba demi meraih prestasi di ajang kejuaraan kicau burung baik tingkat latber, latpres atau tingkat nasional seperti piala raja, bupati, gubenur dll, demi harapan penuh dalam menorehkan prestasi 10 besar sebagai pemenang dan tentu target utama yaitu mendapatkan juara 1 atau koncer A, B atau C

Dalam hal pemberian makan atau x-tra fooding . Pada Tahap ini burung harus sudah bunyi , Berikut ini makanan dan fungsi atau berikut sama halnya manfaat
  • Jangkrik : menambah birahi burung ,untuk komposisinya kebanyakan 5xsehari.
  • Kroto : untuk menghangatkan dan menambah kinerja burung ini harus diberikan .
  • Uler hongkong : fungsinya sama dengan kroto
  • Uler kandang : uler yang satu ini sangat menyehatkan
Makanan-makanan yang ada diatas kadang-kadang tidak disukai oleh cendet bisa dikarenakan dari kecil tidak pernah diberi hewan-hewanan .

info tentang Rahasia Jadikan Burung Cendet Juara

Oh iya, untuk persiapan lomba atau perform yang sangat bagus tidak bisa hanya dengan makanan itu saja ada perawatan khusus nya, antara lain :
  • Penjemuran : jemur burung setiap jam 7 pagi sampai dengan 11 siang. ingat !!!  jikalau tidak kuat jangan di paksa dong, tapi harus dilatih secara bertahap. kasihan nanti bila di paksa.
  • Mandi : untuk mandi burung tidak perlu setiap hari .Pemandian burung dilakukan saat pagi sebelum di jemur atau sore hari .
  • Kerodong : Kerodong burung saat sore atau malam sampai pagi hari kemudian kembali di awal.
Catatan : Kalau untuk lomba, kerodong burung sehari penuh ,dalam 5 hari seblum lomba tidak perlu dijemur. tapi Ingat !!! tidak semua penerapan perawatan karakter burung itu sama ! mohon di perhatikan.

Semoga dengan teknik ini paling tidak memberikan gambaran bagi anda untuk dikembangkan dan disesuaikan dengan karakter burung anda. sampai disini dulu artikel ini tentang Makanan Penunjang Cendet Juara dan Fungsi

Baca Selengkapnya ....

Sistem Penjurian Lomba Burung Berkicau

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Posted by mukhammad nur Kamis, 19 September 2013 0 komentar
Sistem Penjurian Lomba Burung Berkicau secara Umum, sebagai penggemar kontes kicau mania kita perlu Mengenal System pakem yang dipakai juri, ini penting sebelum kita ikut perlombaan, ketika burung kita sudah gacor dan mengetahui patokan penilaian lomba maka sudah saatnya anda terjun perang ke laga yang penuh gengsi dan menantang yaitu menguji kemampuan kita dalam merawat burung ocehan ke suatu perlombaan, baik lokal maupun nasional, burung yang bisa di lombakan (penting : jenis apapun bisa berubah sesuai zaman / waktu . ujar fafan fido bin faruk) adalah Cucakrowo / rawa , Murai Batu baik medan semi atau super atau non medan sumatra / asal borneo kalimantan , Cendet / Pentet / toet , Cucak Ijo / hijau , Kacer bandung juga kalimantan ataupun lokal , Lovebird / Labet bebas dari standart / pastel / lutino / dakocan / abino , Kenari dsb.

Yang jadi pertanyaan adalah Penilaian penting yang dipakai untuk penjurian burung berkicau apa sih ? berikut ini sistem yg dipakai juri dalam menilai burung anda di tempat lomba secara umum / garis besar. Mari kita mengenal pada penjelasan apa itu Irama lagu, Volume, Fisik/Gaya, serta Durasi/Stamina:
  • Irama / Lagu : sesuatu yg cukup vital dan utama dan yang dinilai adalah variasi suara dan speed. Semakin banyak variasi suara, semakin tinggi nilainya. Semakin cepat irama/lagunya, semakin tinggi nilainya.
  • Volume / Suara : semakin keras suara yang dihasilkan, semakin tinggi nilainya. menurut fafan fido bin faruk  "burung yang paruhnya membuka lebar ketika lomba (cangap) padahal volume tipis maka kemungkinan bisa mengelabui juri lho  :D  " , anda tidak percaya ? coba tanyakan rekan anda yg sering ikut kontes kicau mania. ini mah rahasia umum ya... hahaha....
  • Fisik / Gaya, juri melihat dan memantau bagaimana pola gerak dan pada cara olah tubuh pada burung.
  • Durasi / Stamina : ketahanan berapa lama burung membawakan lagunya tanpa banyak berhenti atau ngetem (diam), durasi berhubungan dengan faktor stamina burung. Semakin jarang jumlah ngetem/diam nya maka burung kamu semakin bagus.
Kesimpulan penting di atas yaitu Burung yang bagus adalah ketika jagoan anda bisa membawakan lagu dengan variasi yang banyak, Volume yang keras, durasi atau daya tahan dalam membawakan serta fisiknya yang bagus maka burung anda akan mendapatkan nilai plus bila mempunyai durasi/stamina yang bagus.
Diantara kita para pecinta lomba kicau mania (baik pemula maupun senior) memperhatikan proses yang dilakukan juri ketika memantau dalam penilaian dengan mondar mandir hilir mudik melakukan perputaran secara sistematis, bagi kita yg pemula tentu penasaran dong, berapa kali ya kira-kira juri memutari arena lomba burung berkicau ketika menilai peserta ? jadi begini, kurang lebih untuk diketahui pula, ketika menilai burung, juri biasanya memutar sebanyak 3 kali :
  • Putaran Pertama untuk mengontrol burung bunyi apa tidak dengan tindakan menancapkan bendera-bendera kecil.
  • Putaran kedua, untuk memberi nilai awal. Dalam memberi nilai ini, untuk babak final ataupun babak yang tidak melalui tahap penyisihan, juri akan memberi nilai umum 37 atau 37,5 untuk semua burung yang bunyi, seperti apapun bunyinya. Sedangkan untuk burung yang sudah terlihat bagus dalam hal irama/lagunya, maka juri akan memberi nilai maksimal 38 
  • Putaran ketiga, yaitu untuk mengontrol burung-burung yang bernilai 38, yakni untuk dibandingkan, mana yang pantas diberi bendera favorit A, B atau C. Ketika diketahui ada 6 atau 10 atau berapapun burung yg punya nilai sama-sama maksimal pada irama/lagu, maka juri membandingkan bagaimana halnya dengan volume/suaranya. Jika kedua variabel itu sama, maka akan dilihat varia bel ketiga, yakni fisik/gaya.
Pada proses umumnya atau bisa kita sebut "efisiensi penilaian cepat" karangan fafan fido bin faruk lho ... emang ada istilah itu ? haha... :D , ok, kembali ke pokok serius. trik yg di pakai umumnya yaitu dua variabel terakhir tidak dipakai. Maka ketika ada burung sama-sama punya nilai maksimal 38 pada irama/lagu, maka juri akan melihat lebih jauh lagi tentang speed dan variasi lagunya. Burung X misalnya, speednya bagus tetapi variasinya kalah dg Y, atau sebaliknya, maka berdiskusilah para juri. Dalam hal diskusi ini, maka suara juri senior / kawak sangat menentukan hasil akhir penilaian. Biasanya pula, juri senior atau yang diseniorkan ini diambilkan dari juri yang berpengalaman dan berkredibilitas tinggi karena sudah banyak makan asam garam  :D ("emang enak rasanya ? hahaha..." guyon fafan fido bin faruk).

Berikutnya yang biasa kita lihat tentang tingkah pola para pengadil / juri lapangan lomba yaitu mereka biasanya membawa bendera, bagi kita yang pemula tentu bertanya dong, ngapain sih , emang mau demo ? hahaha... tentu tidak bro, begini teman, untuk menentukan juara 1, 2 dan 3, maka akan dilihat jumlah bendera A terbanyak. Untuk menetukan juara 2, dilihat jumlah bendera B terbanyak, dan satu burung lainnya akan menjadi nomor 3. dan biasanya ukuran benderanya lebih besar daripada ketika penjurian awal, untuk warna koncer A B atau C terserah penyelenggara / panitia aja deh ..... "gitu aja kok repot", maaf kyai Gus dur yang saya hormati, pinjam senjata kata anda yg sangat fenomenal bagi saya.  yuk yg muslim kita sempatkan kirim Al-Fatihah ke Almarhum pembesar NU bpk. Kiai Haji Abdurrahman Wahid, mari Al faaatihah ..... amin.love struck

Lanjut bro , pada kebanyakan lomba, kejuaraan burung dicari yang juara dg cara diurutkan sampai nomor 10 atau TOP ten (10 besar teratas). Cara untuk menentukan urutan 4-10 bisa dilihat pada perolehan jumlah nilai masing-masing pada kolom irama/lagu artinya didapat dari penjumlahan dari penilaian semua juri.

Selain yang dapat Koncer, nilai tertinggi mendapat gelar juara 4 dan seterusnya. Pada kasus perolehan nilai sama, misalnya ada enam burung sisanya (dari 10 besar) yang bernilai sama, maka dilakukan tos (undian). Jadi dalam hal tos ini, bisa dikatakan bahwa burung juara 5 s.d. 10 berkualitas sama, fafan fido bin faruk pernah ada pengalaman menyenangkan tapi mengharukan karena sedih, seingat aku ketika lomba di semen (memperingati hari ulang tahun semen), jadi gini ceritanya : pada waktu itu Cendet / Pentet aku mendapat juara 10 (tapi direbut 2 orang)  dan kebetulan ada nilai yg sama, pemiliknya yaitu Pak Guru (beliau adalah senior jauh saya, saya yakin pecinta lomba cendet pasti tau.), karena rejeki kemenangan tidak memihak ke aku maka ketika tos (undian mencari no kecil) berlangsung aku mendapatkan angka yg besar hahahaha.... sepertinya yg ambil tos dari pihak pak guru itu anaknya, dan kebetulan seingat aku dia (anak pak guru) mendapat no angka 1 . wow, emang benar-benar bukan rejeki aku  :D  . maka tentu akhirnya aku tidak mendapatkan juara 10 deh... jadi juara 10 di perebutkan oleh 2 orang, sedih ya......  tapi aku pikir ternyata ada HIKMAH BESAR, karena lawan TOS aku anak kecil, andaikan waktu itu aku menang, tentu kasihan dong perasaan anak kecil tersebut, iya kaan ..... maka ALLOH SWT itu MAHA ADIL, aku sangat percaya itu, anda mau Buktinya ?  ini beda waktu, ketika saya ikut lomba Cendet di SURABAYA juga mengalami hal yg sama yaitu melakukan TOS untuk merebutkan juara 10, tapi rejeki memihak ke aku, akhirnya aku yg memenangkan TOS tersebut, akhirnya aku mendapatkan juara 10 di surabaya dan sepertinya rival aku arek suroboyo, seneng dong walau dapat no 10 hahaha.... inilah bukti Alloh itu Sangat Maha ADIL.  subhanalloh....

Kembali ke laptop ( pinjam kata dari mas Tukul Arwana  rolling on the floor  ) . Untuk teknis Penjurian yaitu pada teknik penjurian di lapangan dilaksanakan oleh sekitar enam/6 orang juri dengan penempatan posisi juri yang sudah diatur sedemikian rupa agar dapat memantau dan menilai burung secara merata. Jumlah juri idealnya 6 orang

 Proses skema alur pergerakan juri pada kekompakan dg awal sistem statis berlanjut penentuan secara dinamis. mari kita perhatikan dg seksama :
  • Alur tahap pertama, sesuai posisi masing-masing juri, secara bersama-sama dan berurutan, juri berjalan melakukan penilaian dan nomer kecil ke nomor tengah. Dari nomor tengah ke nomor besar dan nomor besar langsung ke nomor kecil, begitu seterusnya. Sampai diulang 2-3 kali putaran.Burung yang telah dinilai ditandai dengan penancapan bendera kecil di mana warna bendera setiap juri berbeda.
  • Alur tahap kedua, masuk dalam tahapan seleksi awal untuk memilih burung yang layak untuk memperoleh nilai penuh/mentok. Dengan estimasi sebanyak 12 -15 burung (25%) dengan asumsi jumlah gantangannya penuh (60 gàntangan). Pada tahap ini juri bebas melakukan perputaran, tetapi juri harus pandai-pandai berimprovisasi agar tidak bergerombol di satu sisi yang memunculkan kesan pantauannya tidak merata.  inilah yang saya maksud "dinamis".
  • Alur tahap ketiga, pada tahap ini yang paling krusial dan vital. Pasalnya pada tahap ini juri dituntut untuk berkonsentrasi full dg penuh fokus, teliti dalam memilah dan secermat mungkin dalam menyeleksi burung-burung mana yang benar-benar layak mendapat koncer favorit A, B atau C secara fairplay alias jujur adil dan anti KKN, tapi tenang bro, tidak ada KPK kok hahaha.... :D .

Perihal yang penting perlu dicatat bahwa dalam hal menentukan favorit A, B, atau C tidak ada keharusan berkumpul pada salah satu nomer. Bisa jadi dan tidak menutup kemungkinan benpencar sampai ke lima (5) burung. Yang penting secara teknis bisa dipertanggung jawabkan, saya sendiri pernah mengalaminya bro, anda tidak usah khawatir ini mah wajar dan manusiawi, dulu waktu aku lomba Cendet / Pentet di Perum Pongangan Indah (PPI) Manyar Gresik ketika itu burung saya kerjanya lumayan Gacor Rol Speed Jarang Tingkah wes pokoe jos gandoz namun sayangnya posisi gantangan burung aku (fafan fido bin faruk) di paling pinggir (sebelah barat), bukan masalah posisi pinggirnya kawan, tapi angin telah menggoyangkan sangkarnya sehingga sering menabrak tiang samping atas sehingga burung saya sempat ngetem sebentar untungnya burungnya posisi sangat SIAP TEMPUR sehingga ngetime nya sangat sebentar lalu gacor lagi, padahal saya yakin juri mondar mandir di sekitar burung pentet aku dan sepertinya sambil mencari siapa yg layak KONCER A B dan C, akhirnya aku tidak dapat Koncer C MUTLAK maksudnya bendera C berpencar, padahal andaikan sangkar tidak sering nabrak penyangga samping, saya sangat yakin bisa mendapatkan koncer C mutlak, bagaimanapun inilah SENI dari lomba, kadang ada hal-hal diluar perkiraan kita, pokoknya seru deh ikut ajang lomba, ada rasa senang, sedikit bangga, sedih, marah, benci, bermain adrenalin, penuh harap, kecewa waaah pokonya tidak bisa diungkapkan kata-kata deh.

Anda belum pernah ikut lomba ? nih aku kasih tips jitu top markotop : "kamu tetap semangat dalam perkuat ilmu dan pengalaman, jangan minder sama senior (penting!!!) , fokus, emosi stabil dalam rawatan, tidak usah main sogok juri / main murni saja --> buktinya aku bisa maka anda harus bisa, coba anda baca lagi artikel ini di atas, dan paling utama yaitu berdoa kepada Alloh SWT" .fafanfido bin faruk says.

Baiklah cukup sekian ya artikel ini, mungkin masih perlu koreksi perubahan dan bagi para master kami menunggu kritiknya apabila ada salah pada postingan ini atau mau menambahkan bisa isi komentar di bawah bro, mohon maaf bila ada salah kata atau apapun , terimakasih semoga kita selalu mendapatkan lindungan dari Alloh SWT. amin ya robbal alamin. dan Tulisan diatas mengulas tentang Sistem Penjurian Lomba Burung Berkicau

Baca Selengkapnya ....

Rahasia Membuat Murai Batu Juara

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Posted by mukhammad nur Rabu, 18 September 2013 0 komentar
Rahasia Membuat Murai Batu Juara begitu penting, apalagi jenis medan super, di indonesia burung Muraibatu banyak di di jumpai di pulau Sumatra Kalimantan dan Jawa . Burung ocehan ini cukup banyak sekali di cari oleh para pecinta kicau burung mania untuk di jadiakan pasukan burung andalanya untuk di perlombakan di kelas Murai Batu, "sampai disini kita sudah ngiler ya.. ".ujar fafan fido bin faruk  :D . awas efek murai batu di pegang tangan berbahaya bila burung anda masih belum terbiasa ikut kompetisi lomba, dikhawatirkan mental klangenan anda jadi turun, ini berlaku juga pada Cucakrowo, murai batu medan, kacer dada hitam, kenari, perkutut. Bila pada cendet juara maka malah bisa saja tangan anda yang di gigit (patuk) oleh pentet itu sendiri. :D

Persiapan sebelum burung murai batu anda di gantangkan diarena lomba cukup riskan bahkan penting, bila kita sembrono dikhawatirkan kinerja burung berkurang. Kita berharap Juara Berikut tehnik serta caranya :
  • Burung murai batu anda yang ingin dilombakan, H-7 jagoan anda sembunyikan dari suara burung yang dapat memicu tempurnya, hal ini  tentu mempunyai tujuan agar diharapkan burung tidak habis tenaga saat berada di arena perlombaan, kecuali kalau bunyinya wajar dan terjaga staminanya. Pemberian pakan juga pada porsi yang wajar atau biasa saja. kalau bisa janganlah melakukan penambahan porsi makannya, begitupun dengan type pakannya, ditakutkan penambahan/perubahan itu jadi dapat bikin burung kaget hingga di lapangan kelak pola tampilannya akan beralih turun performanya.
  • Kondisikan burung murai batu dengan situasi lapangan lomba. Sebelum saat perlombaan dilaksanakan anda dapat mengamati lokasi perlombaan itu berbentuk apa, apakah jenis terbuka atau sebaliknya, bagaimana intensitas sinar yang mengenai area itu. Dengan demikian anda dapat lakukan treatmen burung murai anda agar bisa mengkondisikan di tempat yang baru dengan suhu yang berbeda.
  • Hindari burung kita dari gangguan hewan lain. Perhatian intensif sebelum saat perlombaan penting untuk melindungi mental burung murai. Jauhkan burung murai dari suara hewan penggangu lain atau apa pun yang membuatnya takut serta trauma. Rasa takut berkelanjutan itu dapat bikin mental burung murai tidak stabil lagi, serta lebih parahnya, kemungkinan gaco anda akan giras seperti bakalan ( tidak menentu ) saat perlombaan.

Untuk Perawatan harian juga penting sob, coba ikuti langkah dibawah, siapa tau cocok dan pas pada klangenan anda.

  • Pada Pukul 07.00, burung dikeluarkan, krodong dibuka dan dijemur sekitar 10 menit.
  • Setelah itu, burung dimandikan dalam karamba selama 15 menit.
  • Usai mandi, burung dianginkan sebentar selama 10 menit sambil diberi 1 sendok ulat kandang, 1 cepuk kroto, dan 5 ekor jangkrik.
  • Setelah diangin-anginkan, burung langsung dikerodong hingga sore.
  • Pada jam 16.00, kerodong dibuka, dianginkan sebentar sambil diberi menu tambahan 5 ekor jangkrik.
  Setelah itu burung dikerodong lagi sampai pagi.

Burung murai medan di tempatkan pada lokasi tersendiri, agar tidak mendengar suara burung lain seperti kacer dan tledekan. Dengan demikian, diharapkan dia bisa beristirahat dan tidak fight terus selama di rumah.

Perawata Lomba Burung Murai Batu
  •     Mulai Jumat, menu jangkrik ditambah menjadi 10 ekor pada pagi dan 10 ekor pada sore hari. Porsi menu lainnya tidak berubah.
  • Hari Minggu, sebelum berangkat ke lomba, burung dimandikan dimandikan, kemudian diberi 15 ekor jangkrik dan kroto satu cepuk.
  • Saat di lapangan, burung sudah tidak diberi jangkrik lagi, tetapi 5 ekot ulat hongkong untuk mendongkrak tenaga dan power selama bertarung melawan pesaingannya.

Mari kita galakkan pelestarian burung murai batu, mohon maaf lahir & batin, semoga kita selalu mendapatkan bimbingannya. amin ya robbal alamiin.". artikel diatas tentang Rahasia Membuat Murai Batu Juara

Baca Selengkapnya ....

Syarat Cendet Juara yaitu Harus Gacor

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Posted by mukhammad nur 4 komentar
Syarat Cendet Juara yaitu Harus Gacor, tentu ini Mutlak harga mati tidak bisa di tawar lagi, Tips and trik Cara merawat burung cendet sebutan lain adalah burung Pentet /  toet / punai atau burung predator sangat bermacam jenis moment waktu menentukan jenis rawatannya. Kiat dalam Langkah melindungi burung pentet agar rajin berkicau bermacam pola rawat, menurut keyakinan dan kepercayaan masing-masing perawat burung berkicau. Penggemar Cendet saat ini cukup sangat banyak, Alasannya tentu dikarenakan harga pentet terjangkau dari kalangan bawah sampai kalangan konglomerat, dari status kaya sampai miskin semua penggemar melebur jadi satu diarena lomba. ("ah, jadi kangen nih pingin lomba lagi  :D ... lama pensiun nih " .ujar fafan fido bin faruk).

Kita Mengenal Burung Cendet sebagai burung sawah yang dapat menirukan suara burung jenis lain, karena itu pentet ini bisa dijuluki burung cerdas / pintar. karena habitatnya biasanya di sawah maka kita bisa sebut sebagai burung sawah. dan Pentet bisa disebut juga burung Predator, di Alamnya suara burung ini kemungkinan kurang enak bila di dengar atau mungkin isian lagu alasan (red. jawa) kurang begitu jelas atau seperti suara ngawur gembradak (kemratak kasar), akan tetapi lagu cendet ini akan dahsyat bila kemasukan master idaman para lomba mania, "hahaha.. termasuk aku". fafan fido bin faruk says.

keterangan : maksud dari predator atau pemangsa yaitu : sejenis hewan yang memburu, menangkap, dan memakan hewan lain. Hewan yang diburu pemangsa disebut mangsa.

nih suara master yang sangat baik dan tentu spektakuler dahsyat dg harapan jadi Cendet Juara versi fafanfido bin faruk agar Pentet anda di segani juri dan ditakuti lawan :
  • Cucak jenggot (kasar sangat mencolok)
  • Cililin (speed tajam menggegerkan musuh)
  • Lovebird (Bersih jernih membuat iri pesaing anda :D )
  • Ciblek (Pecutan tembakan bisa menciutkan tetangga  hahaha... )
  • Kenari (Rol panjang speed, sebelah bakal kebingungan ckckckck ...)
  • Gereja tarung ( seperti gabungan antara Labet dan Kenari ... juri dan lawan bakal terpesona :D )
  • Jalak suren (Tonjolan dan Tembakan)
  • Jangkrik dan belalang ( Tonjolan Panjang kasar [belalang] dan tajam[jangkrik]  ^_^ )
Bilamana burung pentet kita semua sudah pandai menirukan burung master diatas maka jangan heran bila burung pentet anda akan menggegerkan dunia kompetisi jawara dan harga burung kita bisa sangat fantastis melambung tinggi.
nb: memaster harus disesuaikan dengan karakter burung anda. penting dolor. dan juga waktu dan kondisi pemasteran. saya rasa penting juga bagi Cendet Juara kita.

Ada beberapa tips atau trik sederhana secara umum bagi pemula agar burung pentet / cendet / toet diharapkan rajin berkicau dan pandai menirukan suara burung jenis yang lain atau lagu master.
  • Saat pagi hari jam 07 lebih 00 menit burung diangin-anginkan di teras. Jam 07 lebih 30 menit burung dimandikan ( karamba mandi atau semprot, bergantung pada kebiasaan masing-masing burung ).
  • Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan voer dan air minum.
  • Berikanlah jangkrik 4 ekor pada cepuk ef. Jangan sampai dulu berikanlah jangkrik dengan segera pada burung.
  • Penjemuran dapat ditangani selama 1-2 jam/hari mulai jam 08 lebih 00 menit s/d 11:00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak tengok burung sejenis.
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  • Waktu Siang hari sampai sore sekitar jam 10:00 s/d 15:00 burung dapat di master dengan suara master atau burung-burung master.
  • Pada jam 15:30 burung diangin-anginkan kembali diteras, dapat dimandikan jika perlu.
  • Anda bisa berikan jangkrik 2 ekor pada cepuk extrafooding (EF).
  • Pukul Jam 18. 00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara master selama hidup istirahat sampai pagi harinya.
catatan penting / nb: waktu sesuaikan kondisi dan karakter burung anda, bila cara diatas pas dengan kondisi burung kamu maka selamat anda sukses menemukan setelan burung cendet anda, dan efek normalnya tentu pentet anda bakal gacor

Hal penting lainnya yaitu Tips Memilih Makanan untuk Burung Cendet secara umum / kondisi sehat.
  • Kroto segar / fresh diberikan 1 sendok makan maksimal 2x 1 minggu
  • Cacing diberikan 1 ekor 2x 1 minggu.
  • Berikanlah multivitamin yang dikombinasi pada air minum 1 minggu sekali saja.
Ketika burung cendet anda sudah gacor pol dan bermental kuat / baja / besar / tinggi dan suara master sudah masuk maka tidak ada salahnya anda ikut ajang kejuaraan atau ikut latber atau latpres, bila burung anda ternyata gacor penuh dari awal sampai akhir maka selamat anda layak dapat juara.
Apapun jenis lagu burung baik suara asli di alam atau hasil masteran adalah tetap makhluk hidup yang indah didengar oleh telinga kita, hasil karya Alloh SWT yang tak tertandingi. betul kan ? mari kita lestarikan burung pentet agar tidak punah. oya.. saat artikel ini ada di postingan www.carapenangkaran.blogspot.com ada penangkar burung di kota gresik lho... beliau ternak cucakrowo / cucak rawa / rowo , Murai Batu Medan, Kacer kalimantan / hitam, Lovebird / labet / love bird / Perkutut putih  dsb, dan bapak h umar faruk ini menjual piyek burung. bila anda ingin mencari anakan / piyek burung berkicau silahkan mampir ke tempat kami ya ....   Syarat Cendet Juara yaitu Harus Gacor numpang promosi gan Syarat Cendet Juara yaitu Harus Gacor

Selamat mencoba, "menang atau kalah adalah kesenangan hidup so enjoy gays, keep smile .....enak titik jos" . by. fafan fido bin faruk.
bila ada masukan dari para master bisa komen di bawah. terimakasih, mohon maaf bila ada salah kata, semoga kita selalu mendapat lindungan dari Alloh SWT. amin.
artkel diatas bagian dari Syarat Cendet Juara yaitu Harus Gacor

Baca Selengkapnya ....

Tips Burung Cendet Ikut Lomba

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Posted by mukhammad nur Selasa, 17 September 2013 0 komentar
Tips Burung Cendet Ikut Lomba begitu penting, tentu perlu Persiapan Sebelum Berangkat Kontes Kicau Burung dong, arena juara lomba bukan sembarangan tempat karena lokasi itu berbeda pada situasi dan kondisi , untuk itu tahap penting sebelum anda akan menuju arena kontes lomba burung versi fafan fido bin faruk yaitu :
  • Burung Pentet anda sudah dikondisikan siap tempur. Paling tidak burung anda Petarung sejati / fighter.
  • Krodong tidak mengganggu burung, artinya warna krodong dan ketebalan tidak membuat burung takut / gusar / grabagan / pencilaan / resah, untuk mengurangi hal tersebut maka anda coba tes warna gelap sampai ke warna terang, mana yang pas sesuai selera burung kelangenan kamu.
  • Sangkar, bentuk sangkar bisa jadi menentukan kondisi tampil di kontes lomba dikarenakan burung anda tidak senang dengan bentuk kurungan tersebut, terus eksplor agar nanti ketemu setelan sangkar yang bisa mendongkrak pentet anda.
  • Petangkringan, posisi petangkringan yang bagus dan tepat harus disesuaikan selera burung, misal letak bentuk sejajar atas bawah ternyata burung lebih enjoy ketika berkicau dengan tenang maka diharapkan itulah tata letak yang pas, begitu juga andaikan posisi petangkringan bentuk silang atas bawah.

Membawa Burung Cendet / Pentet di Perjalanan :

  • Bila anda membawa mobil, taruh saja di posisi belakang, kalau menurut saya (fafan fido bin faruk) biasanya aku letakkan posisi burung menghadap sejajar dengan pengemudi mobil. tapi aku sangat jarang membawa mobil, kenapa ? karena aku belum punya mobil alias pinjam bpk h u faruk. :D   (ngakak).
  • Naik Sepeda motor, cara yang lebih enak dengan menggunakan tali seperti model dibentuk tas ransel, kalau aku dulu menggunakan tali rafia :D  , maklum agak dekat lokasinya, tapi sepertinya aku dulu justru lebih sering aku pegang dengan tangan kiri dan bawahnya di tahan kaki kiri, Tips trik ini cukup melelahkan karena tangan kita menahan dari terpaan angin, namanya cinta dan suka lomba maka itupun aku jalani dengan senang hati :D (apa iya? hahaha...). harap maklum karena aku dulu maniak lomba pol, tapi saat postingan ini dibuat aku lama tak lomba, kangen sih sebenarnya :)
  • Jalan kaki, kalau ini sih kalian pikir sendiri ya..... asal jangan anda banting sangkarnya hahaha....
  • Transportasi Pesawat, waduh maaf, aku belum pernah ikut lomba tingkat Nasional sekelas Piala Raja, Gubenur, Bupati dll, yang tau solusinya mohon isi komentar dibawah ya....
  •  Kereta api, kalau ini meskipun aku tidak pernah tapi bisa diatasi dengan membeli tiket kursi untuk sang burung, beres deh.
  • Dengan Kuda, mending anda tidak usah ikut lomba deh. bisa mancal tou burung dan hancur semua termasuk sangkarnya hahaha... :D kecuali delman ya....
  • Naik Becak, disesuaikan aja ukuran dan jumlah sangkar.
cukup asik bukan, semoga anda mendapat kemudahan diperjalanan positif, mohon maaf bila ada salah kata.
Sekian prihal penting persiapan semangat meraih juara dengan artikel Tips Burung Cendet Ikut Lomba

Baca Selengkapnya ....

Rahasia Ternak Kacer di Rumah

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Posted by mukhammad nur 0 komentar
Rahasia Ternak Kacer di Rumah sangat strategis dari banyak sudut pandang, para pemula tentu ingin bisnis Jual Piyek dari hasil penangkaran Kacer ini berhasil apalagi sukses, hal penting bagi kicau mania yang ingin budidaya Kacer tentu harus mengenal jenis ragam burungnya, macam kacer yang umum yaitu ada Kacer kalimantan dengan ciri bulu hitam ada mengkilap di sekitar perut dan kacer bandung dimana tanda warna pada perut putih, tapi ada lagi Kacer Lokal dimana harganya cukup mahal daripada ragam yang lain dan tentu lumayan banyak yang cari.

Tahap ternak kacer di dalam rumah dan bisa dicoba untuk CucakRowo (cucak rowo / rawa), Muraibatu Medan Super, Labet, Kenari, Perkutut dsb :

  • Anda harus punya rumah atau menyewa dan bisa numpang milik keluarga, rahasianya terletak pada posisi lokasi tangkaran yang cocok, pilih tempat yang tenang dan pencahayaan yang pas, jangan budi daya pada lokasi  yang gelap gulita, hal ini kemungkinan besar kamu akan mengalami kendala dan berakibat gagal,  juga tak kalah penting yaitu jauh dari ancaman hewan pemangsa.
  • Bentuk Sangkar disesuaikan dengan kesenangan burung, jangan terlalu sempit, biar pergerakan bebas dan senang sehingga paling tidak dalam proses penjodohan diharapkan kawin positif.
  • Rahasia ternak berikutnya adalah sesuaikan bentuk sarang sebagai tempat burung betina menaruh  telur .
  • Sediakan Tempat minum sekaligus biasanya berfungsi sebagai tempat mandi dan tempat makanan. Atur agar semut tidak bisa mencapai lokasi makanan dan sarangnya, bila hal penting ini diabaikan dalam penangkaran maka kenyamanan burung bisa akan terganggu.
 Perhitungan kurang lebih dalam bentuk sketsa mudah untuk membuat kandang ukuran Panjang x Lebar x Tinggi = 100x90x200cm. Untuk masalah bahan bisa anda sesuakan bajed keuangan anda dan kreatifitas seni tingkat tinggi kamu, asal yang penting kandang kuat dan kokoh dari terpaan badai :D < canda fafanfido bin h. faruk>.
Untuk mengamankan sarang, anda bisa buat model pipa besi berdiri dan di dasarnya di kasih cor melingkar agar kuat berdiri dan beri oli , posisi paling atas diberi tempat sarang, Insalloh Piyek Kacer aman dari semut.
Bila anda ingin membeli atau mencari penjual piyek kacer, anda bisa membelinya di bpk h. faruk di kota gresik, lokasi di Jalan Usman Sadar Provinsi Jawa Timur Indonesia (Jatim), dekat Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Madura, Tuban, Krian.
Bagaimana teman kicaumania, anda mulai tertarik ingin ternak kacer ? selamat mencoba, mohon maaf bila ada salah kata. bila ada pendapat dari para master silahkan isi di kotak komentar. artikel postingan diatas tentang Rahasia Ternak Kacer di Rumah

Baca Selengkapnya ....

Pentet Toet Cendet Juara

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Posted by mukhammad nur Minggu, 15 September 2013 0 komentar
Pentet Toet Cendet Juara 10 besar merupakan prestasi bukti nyata, tentu disini yang dimaksud sering mendapatkan piagam atau piala / medali pada even lomba, baik Latber, Latpres atau Lomba nasional sekelas Piala Raja, Gubenur, Bupati cup dan masih banyak yg lain, beda ketika hanya sekali mendapat jawara setelah itu lama sekali untuk meraih kemenangan kembali. Burung yang rutin atau sering juara adalah kebanggaan bagi yang punya sekaligus bagi perawatnya. Untuk mendapatkan Bakalan Calon Cendet Juara tidaklah mudah bagi pemula, Rahasia besar ada dibalik suksesnya pemilihan materi sang pentet serta yang utama yaitu takdir Alloh SWT.

Kunci Keberhasilan Burung Cendet, Murai Batu, Lovebird, Kacer, Cucak Rowo, Kenari, Cucak Ijo dll Juara :

  • Fisik siap yaitu Kondisi Burung tidak dalam proses mabung (ngorak) dan tidak dalam moment sakit dan masa penyembunhan.
  • Mental Juara yaitu Tingkat keberanian pada Rohani burung sangat besar dan kuat, sehingga tidak minder ketika bertemu pasukan kicau yang banyak di Gantangan Lomba dan suasana kondisi lapangan.
  • Isian Lagu UptoDate yaitu nyanyian terbaru yang disukai Juri lapangan lomba.
  • Teriak yaitu kita bersuara keras untuk mencari perhatian juri agar memantau Burung kita, tapi ada sebagian tempat / daerah yang dilarang teriak.
  • Extra Polding yang Tepat disesuaikan karakter burung agar pas.
  • Bentuk Sangkar disesuaikan sesuai karakter selera burung ocehan anda.
  • Krodong juga dipilih warna yang sehati dengan burung.
Tetap yang menentukan paling utama yaitu Alloh SWT.


Bila para Master punya tambahan kunci sukses agar burung ocehan kita juara, silahkan beri masukan di kotak komentar ya...
informasi artikel ini tentang Pentet Toet Cendet Juara

Baca Selengkapnya ....

Perawatan Burung Sirpu

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Posted by mukhammad nur 0 komentar
Perawatan Burung Sirpu, cipoh, cipow, sirtu, cito, sito, sipu, cito, cipeuw atau ceor tidak semudah membalikkan tangan. Setelah beberapa kali merawat burung sirpu dibayang dengan sebuah kegagalan yaitu pertama burung mati karena burung gerabagan. walaupun hidup tidak mau bunyi. Dengan melakukan beberapa exsperimen hasilnya bisa saja memeuaskan,  Bukan dibutuhkan waktu yang sebentar untuk menghasilkan burung yang rajin bunyi selain faktor perawatan kita juga harus tepat dalam memberikan asupan makanan sesuai karakter sirpu yang bersuara merdu ini.

Berikut ini point panduan untuk memilih sirpu untuk dijadikan peliharaan :

  • Memelihara burung sirpu usahakan jangan yang telalu tua atau beli gerabagan selain sulit untuk proses penjinakan biasanya burung rentang kematian bila salah penanganan.
  • Usahakan dalam memilih burung yang setengah jadi alias udah mulai ngeriwik ngakrak, untuk hasil yang maksimal pilihlah burung yang baru belajar makan
  • Karena burung sirpu merupakan pemakan serangga sediakan kroto atau ulat hongkong untuk mencegah burung murung dan malas bunyi, namun aku sendiri biasanya memakai uler kandang, jangkrik dll.
  • Pilihlah burung jantan karena suaranya lebih berpariasi dibandingkan dengan burung sirpu betina

 Cara membedakan sirpu jantan dan betina :

  • Postur tubuh burung jantan lebih panjang daripada burung betina.
  • Warna lidah bagian dalam pada burung jantan berwarna hitam.
  • Burung jantan mempunyai suara lebih bervariasi serta volume mengkristal dibandingkan dengan burung betina.
  • Warna bulu pada burung jantan lebih tegas dan lebih tajam daripada burung betina.

 Dalam perawatan burung memang kita harus mencurahkan segenap pikiran dan waktu agar hasilnya optimal. burung sirpu akan lebih rajin bunyi jika tiap hari kita sediakan kroto bisa juga di selang seling dengan ulat hongkong biar burung tidak merasa bosan dengan makanan keseharianya tapi tetap harus sesuai karakter burung itu sendiri. Tak jarang dan menutup mata sebagaian penggemar sirpu melakukan pemasteran dengan burung ciblek,parkit dan gelatik. Jika melakukan pemasteran dengan pemutar mp3 atau Hp lakukan pada malam hari atau di sore hari ketika burung sedang pada moment istirahat sambil dikerodong.

Mudah bukan merawat sirpu, asal kita tau kunci karakter burung kita sendiri, semoga kita selalu di beri lindungan oleh Alloh SWT. Amin ya robbal alamin, artikel ini mengulas Perawatan Burung Sirpu

Baca Selengkapnya ....

Ternak dan Membedakan Cucak Rowo Jantan atau Betina

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Posted by mukhammad nur Kamis, 05 September 2013 0 komentar
Ternak dan Membedakan Cucak Rowo Jantan atau Betina adalah 2 hal penting menuju Sukses atau Keberhasilan dari Suatu Cara Penangkaran, Untuk itu kita perlu mengenal Cucak Rowo atau Pycnonotus zeylanicus, seperti nama yang disandangnya memiliki habitat asli disekitar rawa, tepian sungai atau tepian hutan. hidup di hutan belantara terutama di daerah rawa atau pada muara sungai kecil yang dangkal dan berair tenang, karena burung ini gemar mandi dan berjemur sinar matahari di waktu pagi sambil berkicau riang diatas dahan dan ranting yang menjorok di atas sungai. Burung Cucakrawa hidup secara begerombol atau berkelompok terutama pada senja hari di menjelang matahari tenggelam. Pada pagi hari mereka akan mandi bersama dengan berkicau riang. Setelah puas, mereka akan terbang secara berpasangan untuk mencari makan.

Beberapa hal sebelum Ternak Cucak Rawa yaitu mengenal kehidupan / habitat alamiahnya, jadi pada saat musim kawin tiba, yaitu menjelang musim penghujan sekitar bulan Juli sampai dengan bulan September, pasangan dewasa akan mulai membuat sarang secara bersama-sama. Untuk menghindari gangguan dari musuh alami atau manusia, Beternak Burung Cucakrawa harus di lingkungan yang sepi burung ini biasanya membuat sarang pada pucuk ranting yang tinggi atau pada ranting yang kering. Sarang biasanya dibuat dari ranting-ranting kecil dan rumput-rumput kering, yang dibentuk menyerupai mangkok.

Setelah anda mengenal sekilas kehidupan cucak rowo di Hutan maka saatnya anda mengetahui Perbedaan Jantan dan Betina Cucak Rawa, apakah kamu sudah bisa membedakan cowok dan cewek pada cucak rowo ? bagi yang belum tau, simak gambaran umumnya ya

Ciri-ciri umum dari burung cucak rowo adalah sebagai berikut:

  • Memiliki mahkota dan penutup telinga dengan warna jingga atau kuning jerami pucat.
  • Pada bagian mata terdapat garis horizontal berwarna hitam.
  • Pola bulu pada bagian belakang adalah kombinasi coklat zaitun dengan corat coret putih.
  • Warna bulu sayap dan bulu ekor merupakan kombinasi warna hijau dan coklat zaitun.
  • Terdapat warna putih pada bagian dagu / tenggorokan.
  • Warna bulu dada dan leher adalah kombinasi warna abu-abu dan corat coret putih.
  • Warna bulu pada bagian perut abu-abu.
  • Warna bulu bagian pantat kuning.
bagi yg ingin ternak kacer : Cara Ternak Burung Kacer

Pada moment gambaran umum cara membedakan cucak rowo jantan dan betina dapat dilakukan dengan mengidentifikasi ciri-ciri khusus yang ada. Dan berikut dibawah ini ciri-ciri cucak rowo jantan dan betina

 1. Ciri-ciri Cucak Rowo Jantan secara umum

  • Bentuk kepala cucak rawa jantan cenderung bulat. Selain itu, bagian dahi cucak rowo jantan agak menonjol,dan setelah memasuki usia dewasa, pada bagian kepala dapat ditemui adanya belahan bulu
  • Bulu ekor cucak rowo jantan terlihat cukup panjang
  • Bulu leher bagian depan, atau tepatnya di bawah dagu, memiliki warna yang putih bersih
  • Bulu punggung dan sayap cucak rowo jantan berwarna coklat ke abu-abuan dengan corat-coret berwarna putih
  • Bunyi kicauan cucak rowo jantan sangat nyaring dan keras
  • Penampilan cucak rowo jantan sangat lincah dan energik
  • Supit udang cucak rowo jantan sangat rapat dan keras
  • Tubuh cucak rowo jantan cenderung lebih besar

2. Ciri-ciri Cucak Rowo Betina
  • Bentuk kepala cucak rawa betina cenderung pipih. Selain itu, setelah usia cucak rowo betina menginjak dewasa, pada bagian kepala tidak terdapat belahan bulu.
  • Bulu ekor cucak rowo betina tidak panjang
  • Bulu leher bagian depan, atau tepatnya di bawah dagu, memiliki warna putih ke abu-abuan
  • Bulu punggung dan sayap cucak rowo betina berwarna coklat ke kuning kuningan dengan kombinasi garis-garis pendek berwarna putih
  • Bunyi kicauan cucak rowo betina cukup nyaring tetapi tidak begitu keras
  • Penampilan cucak rowo betina tidak energik
  • Supit udang cucak rowo betina lebih renggang dan agak lemas
  • Tubuh cucak rowo betina lebih kecil.
Walaupun penjabaran ciri-ciri cucak rowo jantan dan betina diatas masih perlu di sempurnakan karena menyangkut prihal para awam walaupun saya termasuk sangat perlu belajar banyak, tetapi diharapkan semoga ini bisa menjadi panduan dasar bagi para pemula yang tertarik untuk memelihara atau menangkarkan burung cucak rawa.

Baiklah teman sekilas artikel membahas tentang Ternak dan Membedakan Cucak Rowo Jantan atau Betina

Baca Selengkapnya ....
Jual Piyek Burung support Penangkaranburung - Original design by Bamz | Copyright of Penangkaran, Ternak, Burung, Cucak Rowo, Murai Batu, Kacer, Love Bird, Kenari.